Tarsius merupakan monyet terkecil di dunia, ukurannya hanya sekitar 10 cm!! Tarsius hanya ada di Sulawesi Tenggara, tempat habitat mereka ada di hutan Tangkoko. Tarsius biasanya hanya keluar di senja sore menjelang malam.
Waduuhh...gmana duung?! Gak mgkn klo ke hutan sore hari kaan?! akhirnya kami meluncur menuju Bitung, disana ada tempat penangkaran hewan-hewan langka!
Menuju tempat penangkaran hewan kami disuguhi pemandangan yang luar biasa! Kami melewati jalanan menurun, pelabuhan ikan dan pohon kelapa sepanjang jalan. Tempat penangkaran ini tidak terlalu luas (layaknya kebun binatang), namun di tempat ini kita akan melihat hewan-hewan yang tidak ditemui di pulau Jawa. Tempat ini sangat sejuk karena berada di tepi pantai dan terdapat banyak pohon2. Penangkaran hewan langka ini dimiliki oleh sebuah keluarga. Untuk memasuki area ini kita akan dikenakan biaya retribusi per mobil (bukan per orang) dimana biaya tersebut untuk pemeliharaan hewan2 tsbt.
Seorang Bapak paruh baya akan menjelaskan kepada kita hewan-hewan yang ada penangkaran tersebut, kita akan melihat hewan-hewan di dalam kandang, tmasuk TARSIUS! Untuk masuk kandang tarsius hanya diizinkan bergantian maksimal 5 orang saja. Dan uniknya, sang Bapak memberikan nama lucu2 untuk hewan2 peliharaannya. Hmm.. sebut saja, Babi Rusa diberi nama Monalisa ! Ular raksasa diberinama Bitra, artinya : Binatang Trampil !