Blog Entry(words) Mencintai adalah sebuah keputusan !Apr 10, '07 7:25 AM
for everyone

Membaca articel yang dimuat oleh temanku dalam journalnya, mengingatkan pada "si dia" yang terpisah ratusan km dari tempatku skg.

Hmmm... CINTA...?! Yup, aku memutuskan untuk mencintaimu Dear..
Ku yakin kamu & aku skg dan seterusnya akan berlaku yang sama, mengaplikasikan makna CINTA yang sesungguhnya bukan hanya lewat tutur kata kita berdua.

I choose to loving you.. 'coz I do really love U Dear
!!

gRieD

=================================================


Lelaki tua menjelang 80-an itu menatap istrinya. Lekat-lekat. Nanar. Gadis itu masih terlalu belia. Baru saja mekar. Ini bukan persekutuan yang mudah. Tapi ia sudah memutuskan untuk mencintainya. Sebentar kemudian ia pun berkata, "Kamu kaget melihat semua ubanku? Percayalah! Hanya kebaikan yang akan kamu temui disini." Itulah kalimat pertama Utsman bin Affan ketika menyambut istri terakhirnya dari Syam, Naila. Selanjutnya adalah bukti.

Sebab cinta adalah kata lain dari memberi... sebab memberi adalah pekerjaan... sebab pekerjaan cinta dalam siklus memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi itu berat... sebab pekerjaan berat itu harus ditunaikan dalam waktu lama... sebab pekerjaan berat dalam waktu lama begitu hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang memiliki kepribadian kuat dan tangguh... maka setiap orang hendaklah berhati-hati saat ia akan mengatakan, "Aku mencintaimu." Kepada siapa pun!

Sebab itu adalah keputusan besar. Ada taruhan kepribadian di situ. "Aku mencintaimu," adalah ungkapan lain dari, "Aku ingin memberimu sesuatu." Yang terakhir ini juga adalah ungkapan lain dari, "Aku akan memperhatikan dirimu dan semua situasimu untuk mengetahui apa yang kamu butuhkan untuk tumbuh menjadi lebih baik dan bahagia... aku akan bekerja keras untuk memfasilitasi dirimu agar bisa tumbuh semaksimal mungkin... aku akan merawat dengan segenap kasih sayangku proses pertumbuhan dirimu melalui kebajikan harian yang akan kulakukan kepadamu... aku juga akan melindungi dirimu dari segala sesuatu yang dapat merusak dirimu dan proses pertumbuhan itu..." Taruhannya adalah kepercayaan orang yang kita cintai terhadap integritas kepribadian kita. Sekali kamu mengatakan kepada seseorang, "Aku mencintaimu," kamu harus membuktikan ucapan itu. Itu deklarasi jiwa bukan saja tentang rasa suka dan ketertarikan, tapi terutama tentang kesiapan dan kemampuan memberi, kesiapan dan kemampuan berkorban, kesiapan dan kemampuan melakukan pekerjaan-pekerjaan cinta: memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi.

Sekali deklarasi cinta tidak terbukti, kepercayaan hilang lenyap. Tidak ada cinta tanpa kepercayaan. Begitulah bersama waktu, suami atau istri kehilangan kepercayaan kepada pasangannya. Atau anak kehilangan kepercayaan kepada orang tuanya. Atau sahabat kehilangan kepercayaan kepada kawannya. Atau rakyat kehilangan kepercayaan kepada pemimpinnya. Semua dalam satu situasi: cinta yang tidak terbukti. Ini yang menjelaskan mengapa cinta yang terasa begitu panas membara di awal hubungan lantas jadi redup dan padam pada tahun kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Dan tiba-tiba saja perkawinan bubar, persahabatan berakhir, keluarga berantakan, atau pemimpin jatuh karena tidak dipercaya oleh rakyatnya.

Jalan hidup kita biasanya tidak linear. Tidak juga seterusnya pendakian. Atau penurunan. Karena itu konteks dimana pekerjaan-pekerjaan cinta dilakukan tidak selalu kondusif secara emosional. Tapi disitulah tantangannya: membuktikan ketulusan di tengah-tengah situasi-situasi yang sulit. Disitu konsistensi teruji. Disitu juga integritas terbukti. Sebab mereka yang bisa mengejawantahkan cinta di tengah situasi yang sulit, jauh lebih bisa membuktikannya dalam situasi yang longgar.

Mereka yang dicintai dengan cara begitu, biasanya merasakan bahwa hati dan jiwanya penuh seluruh. Bahagia sebahagia-bahagianya. Puas sepuas-puasnya. Sampai tak ada tempat bagi yang lain. Bahkan setelah sang pecinta mati. Begitulah Naila. Utsman telah memenuhi seluruh jiwanya dengan cinta. Maka ia memutuskan untuk tidak menikah lagi setelah suaminya terbunuh. Ia bahkan merusak wajahnya untuk menolak semua pelamarnya. Tak ada yang dapat mencintai sehebat lelaku tua itu.

*Anis Matta


32 CommentsChronological   Reverse   Threaded
surya23 wrote on Apr 11, '07
Mengamini doamu, Grid
semoga kalian awet sampe nanti :)
Btw, LDR ya?
gried wrote on Apr 11, '07
surya23 said
Mengamini doamu, Grid
semoga kalian awet sampe nanti :)
Btw, LDR ya?
Amiin... Thanks ya Mas.. ;)
Yup, LDR alias SLJJ :))
srisariningdiyah wrote on Apr 11, '07
amiiiinnnn semoga cinta loe & pasangan selalu bisa menjadi semangat hidup yang positif, Grid....

*terharu bacanyah*
lollytha wrote on Apr 11, '07
Amin............ikut bahagia...:)
bunsya wrote on Apr 11, '07
Well mudah2an tidak hanya kata CINTA nya saja tapi untuk menjadi seorang Ustman bin Affan dengan CINTA nya is "a hard task" dan berharap Ingrid pun bisa mewujudkannya. Amin...
gried wrote on Apr 11, '07
amiiiinnnn semoga cinta loe & pasangan selalu bisa menjadi semangat hidup yang positif, Grid....

*terharu bacanyah*
Amiiinn jugaa..
Thank's for Ur pray Ri... Wish U find the same yaa.. :)
gried wrote on Apr 11, '07
Amin............ikut bahagia...:)
Thanks Lyth...
Smoga lo jg find Ur true love & happiness yaa..
Jgn lupa bawa oleh2 dari Europe ;)
gried wrote on Apr 11, '07
bunsya said
Well mudah2an tidak hanya kata CINTA nya saja tapi untuk menjadi seorang Ustman bin Affan dengan CINTA nya is "a hard task" dan berharap Ingrid pun bisa mewujudkannya. Amin...
Amiiinn mba'...
Teori maaah emang gampang, yg susye ya aplikasi & realita nya.. hiks..
nozqa wrote on Apr 11, '07
pengen cinta2an jugaaa... :p

wish the best for you n your love one, Grid.
Comment deleted at the request of the author.
gried wrote on Apr 11, '07
Thank's Noz... ;)
Wish the best on Ur love life jg ya.. ;)
shanticantik wrote on Apr 11, '07
Duh.. jadi terharu bacanya... kalau pernah jatuh cinta berkali-kali dan hilang feeling berkali-kali juga.. gw jadi bertanya2 "Apa sebenarnya yang gw lakukan?" he..he..he..
suzievivian wrote on Apr 11, '07
big job! wish you all the best, Grid....
it needs a very biggggggggggggg hearrrt to be able to choose that... :)
gried wrote on Apr 11, '07
Duh.. jadi terharu bacanya... kalau pernah jatuh cinta berkali-kali dan hilang feeling berkali-kali juga.. gw jadi bertanya2 "Apa sebenarnya yang gw lakukan?" he..he..he..
Berarti memutuskan untuk tidak mencintainya...
Life is about choice & priority ;)
gried wrote on Apr 11, '07
Thank you Vie...
Yup, wish I choose "the right one" for my rest life.. ;)
shanticantik wrote on Apr 11, '07
gried said
Berarti memutuskan untuk tidak mencintainya...
Life is about choice & priority ;)
Bisa juga... takut untuk menjadi sakit... hiks..hiks....
linda247 wrote on Apr 11, '07
Cinta...
hmmm.....spt crita diatas, bukan hanya ketertarikan, rasa suka, ato eforia diawal saja, tapi artinya daleeeeeeemmmmmmmmm banged. berat...beratttt....*godeg2* :))

slamat bt jeng inggrid, yakini keputusanmu, itu yg paling tepat. :)

sepasangmatabola wrote on Apr 11, '07
gried said
Lelaki tua menjelang 80-an itu menatap istrinya. Lekat-lekat. Nanar. Gadis itu masih terlalu belia. Baru saja mekar. Ini bukan persekutuan yang mudah. Tapi ia sudah memutuskan untuk mencintainya. Sebentar kemudian ia pun berkata, "Kamu kaget melihat semua ubanku? Percayalah! Hanya kebaikan yang akan kamu temui disini." Itulah kalimat pertama Utsman bin Affan ketika menyambut istri terakhirnya dari Syam, Naila. Selanjutnya adalah bukti.
Hmmm.. bikin inget cerita romannya almarhum Anna Nicole Smith yang semasa mudanya (30-an) menikahi Howard J. Marshall yang udah 80-an. Atau si Heather Mills yang "ikhlas cinta banget" sama Sir Paul McCartney. ;)
herrydn wrote on Apr 11, '07
"Penumbuhanlah yang membedakan cinta yang matang dengan cinta yang seorang melankolik. Penumbuhan adalah sisi rasional dan realistis dari cinta. Penumbuhan memberikan sentuhan edukasi pada hubungan cinta. Sebab disini cinta bukan sekedar gumpalan emosi di langit jiwa: yang mungkin akan meledak bagai halilintar, atau membanjiri bumi dengan hujan air mata. Disini cinta adalah sebuah pekerjaan. Pekerjaan jiwa, pikiran dan fisik sekaligus. Itu yang membuatnya nyata. Dan efektif. " (Anis Matta - Semangat penumbuhan)
...........

Ketika Iqbal menemukan dirinya telah menjadi filosof dunia, ia menyadari itu kerja sang guru. Maka ia berkata tentang gurunya itu: "Dan nafas cintanya meniup kuncupku jadi bunga."

gried wrote on Apr 11, '07
Cinta...
hmmm.....spt crita diatas, bukan hanya ketertarikan, rasa suka, ato eforia diawal saja, tapi artinya daleeeeeeemmmmmmmmm banged. berat...beratttt....*godeg2* :))

slamat bt jeng inggrid, yakini keputusanmu, itu yg paling tepat. :)

Thank's Jeng Linda...
Tnyata cinta itu ribet.com ! hahaha...
gried wrote on Apr 11, '07
Hmmm.. bikin inget cerita romannya almarhum Anna Nicole Smith yang semasa mudanya (30-an) menikahi Howard J. Marshall yang udah 80-an. Atau si Heather Mills yang "ikhlas cinta banget" sama Sir Paul McCartney. ;)
Iya mba'..... cinta kan gak pake logika yaa....
Ga ada abisnya kalo ngomongin cinta2an ;)
gried wrote on Apr 11, '07
herrydn said
"Penumbuhanlah yang membedakan cinta yang matang dengan cinta yang seorang melankolik. Penumbuhan adalah sisi rasional dan realistis dari cinta. Penumbuhan memberikan sentuhan edukasi pada hubungan cinta. Sebab disini cinta bukan sekedar gumpalan emosi di langit jiwa: yang mungkin akan meledak bagai halilintar, atau membanjiri bumi dengan hujan air mata. Disini cinta adalah sebuah pekerjaan. Pekerjaan jiwa, pikiran dan fisik sekaligus. Itu yang membuatnya nyata. Dan efektif. " (Anis Matta - Semangat penumbuhan)
...........

Ketika Iqbal menemukan dirinya telah menjadi filosof dunia, ia menyadari itu kerja sang guru. Maka ia berkata tentang gurunya itu: "Dan nafas cintanya meniup kuncupku jadi bunga."

Weiii.... ini lebih dallleeemmmmmmm...
*secara gw nyontek dr journalmuyaakk..* :D
pangerans wrote on Apr 12, '07
s e m o g a
gried wrote on Apr 12, '07
s e m o g a
Amiiinnn.... Amiiin Ya Robbal Alamiiinn.. :)
lalacamelia wrote on Apr 19, '07
rada sensi ya ngomongin cinta....
tapi kalo lo udah bisa cinta ma laki lo, that's great gried....
gried wrote on Apr 19, '07
rada sensi ya ngomongin cinta....
tapi kalo lo udah bisa cinta ma laki lo, that's great gried....
Amiiinn... Insya Allah...
Memulai cinta itu amat mudah, tapi yang sangat sulit kan menjaga, merawat dan memastikan cinta kita memang senantiasa sama di awal hingga akhir.. :)
alf14n wrote on May 13, '07
permisi bu, mampir yah...
kata2 lo yang terakhir keren, bagus...
tapi mungkin yang perlu adalah menjaga, merawat, dan memastikan cinta kita terus meningkat dari waktu ke waktu sampai akhir.

kalo' diantara gw dan istri gw, kita suka banget sebait lagu dari Ratu:
semakin hari semakin cinta,
semakin hari semakin rindu
semakin dalam perasaaan
kasih dan sayangku kepada kamu
gried wrote on May 14, '07
alf14n said
permisi bu, mampir yah...
kata2 lo yang terakhir keren, bagus...
tapi mungkin yang perlu adalah menjaga, merawat, dan memastikan cinta kita terus meningkat dari waktu ke waktu sampai akhir.

kalo' diantara gw dan istri gw, kita suka banget sebait lagu dari Ratu:
Silakeun mampiiiirrr...

Yup, mengawali cinta emang gampang, tp yg jauh lebih sulit memelihara biar tumbuh teyuus..teyuus.. dan teyuuus... ;)
Hmm.. smoga cinta tak hanya di bibir saja, yg lbh berarti realita cinta itu sendiri..

Hidup CINTA !! hehehe..
guyss wrote on Jun 27, '07
dah baca " ayat-ayat cinta " ( Habiburahman El Shirazy ) lom ????
referensi tuh, bagus deh.
gried wrote on Jun 27, '07
guyss said
dah baca " ayat-ayat cinta " ( Habiburahman El Shirazy ) lom ????
referensi tuh, bagus deh.
Blom baca Mas.. minjem doong bukunya.. hehehe.. :p
hening13 wrote on Nov 24, '07
hmm,tulisan2 anis matta memang "berdaya cinta" luar biasa...

narasi gRieD diatas jg bgus banget..."mengaplikasikan makna cinta deelel.." kalo aku lebih suka make "mentransformasikan cinta"
..novel ayat-ayat cinta wajib baca lho tuk insan2 yg sedang 'bercinta' di jalur religi...
en..SUPERNOVA nya DEE jg...dah baca lom gRieD..?
....SeL@mAt bErCiNT@...사랑 하고있다....
gried wrote on Nov 25, '07
SUPERNOVA nya DEE jg...dah baca lom gRieD..?
Alhamdulillah dah baca juga.. :)
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help